Buku Bisnis Nusantara

NYALI DAGANG ORANG MADURA

Bagaimana Keberanian, Kerja Keras, Jaringan, dan Ketekunan Mengubah Peluang Menjadi Penghidupan

oleh Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

0 terjual
Mulai dari Rp49,600 Harga menyesuaikan format yang dipilih
Pilihan Produk

Pilih Format

Pilih satu format untuk melihat harga dan stok.

Buku OriginalProduk resmi Master Book Store

Pilih FormatBenefit menyesuaikan pilihan produk

Bantuan AdminKonfirmasi pesanan melalui WhatsApp

Pilih format, lalu lanjutkan melalui Toko Online, WhatsApp.

Tentang Buku Ini

Mengapa sebagian orang berani memulai usaha ketika keadaan belum sepenuhnya siap? Mengapa ada yang mampu melihat peluang di tempat yang bagi orang lain tampak biasa? Seberapa penting kerja keras, jaringan, kepercayaan, mobilitas, dan kemampuan bertahan? Dan kapan keberanian justru berubah menjadi kenekatan?

Nyali Dagang Orang Madura menggunakan pengalaman beragam sebagian pelaku usaha berlatar Madura sebagai pintu masuk untuk memahami mekanisme yang lebih luas dalam membangun penghidupan. Buku ini tidak mengatakan bahwa orang Madura dilahirkan sebagai pedagang atau mempunyai sifat kewirausahaan yang seragam.
Sebaliknya, ia membongkar anggapan sederhana tersebut dan mengajak pembaca melihat bagaimana keputusan usaha terbentuk dari pertemuan antara manusia, pasar, sumber daya, relasi, lokasi, institusi, risiko, pembelajaran, dan ketidakpastian.

Pembaca diajak mengikuti perjalanan usaha dari keberanian mengambil langkah pertama, membaca masalah pelanggan, membangun disiplin operasi, mendekati pasar, menggunakan jaringan tanpa terjebak ketergantungan, menjaga kepercayaan, memahami arus kas, menghadapi kerugian, sampai menentukan kapan harus bertahan, memperbaiki, mengubah arah, atau berhenti.

Buku ini juga membawa pembaca memasuki persoalan yang sering tersembunyi di balik kisah sukses: kerja keluarga yang tidak terlihat, tekanan migrasi, utang, persediaan dan piutang, jam kerja berlebihan, konflik generasi, suksesi, ketergantungan platform digital, dan risiko mempertahankan usaha hanya karena terlalu banyak yang telah dikorbankan.

Setiap gagasan diarahkan kembali kepada keputusan praktis. Berbagai alat refleksi membantu pembaca menguji peluang, memetakan modal dan jaringan, membaca reputasi, memeriksa arus kas, mengevaluasi kerja, serta membedakan ketekunan dari sunk-cost trap.

Pada akhirnya, buku ini tidak mengajak pembaca menjadi “seperti orang Madura”. Ia mengajak pembaca mempelajari mekanisme yang dapat diuji dan disesuaikan: memulai dengan downside yang dipahami, mendekati pasar, menjaga kepercayaan, membaca uang dengan jernih, belajar dari bukti, dan mengetahui kapan sebuah keputusan perlu diubah.

Karena peluang tidak menjadi penghidupan oleh keberanian saja. Keberanian memerlukan disiplin, akses, pembelajaran, kepercayaan, pengelolaan uang, dan kemampuan menjaga manusia yang menjalankan usaha.

Spesifikasi Buku

PenulisDr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.
QRCBN62-10226-8003-586
PenerbitMasterbook Store
Tahun terbit2026
Jumlah halaman284 halaman
BahasaIndonesia
Ukuran15,5 x 23 cm/B5 Standar Dikti/UNESCO
CoverCover Full Color
Format BukuEbook / PDF, E-Pub

Keunikan Buku

1. Membantu membedakan keberanian dari kenekatan
Pembaca belajar melihat apa yang diketahui, apa yang belum diketahui, apa yang dipertaruhkan, serta bagaimana membatasi downside sebelum mengambil keputusan.

2. Mengubah cara membaca peluang
Peluang tidak berhenti sebagai “feeling”. Pembaca diarahkan menghubungkan masalah pelanggan, nilai yang ditawarkan, bukti pasar, dan uji kecil sebelum memperbesar komitmen.

3. Membantu melihat modal secara lebih lengkap
Uang tetap penting, tetapi pembaca juga belajar memetakan keterampilan, waktu, aset, lokasi, relasi, reputasi, informasi, dan akses beserta keterbatasannya.

4. Membantu membaca kesehatan usaha di balik kesibukan
Buku membedakan omzet, laba, kas, modal kerja, pendapatan rumah tangga, serta penghidupan sehingga “ramai” tidak otomatis dibaca sebagai “sehat”.

5. Memberikan alat untuk bertahan, berubah, atau berhenti secara lebih rasional
Pembaca memperoleh perangkat untuk memeriksa kerja, jaringan, reputasi, arus kas, usaha keluarga, kegagalan, dan keputusan berikutnya tanpa menjadikan ketekunan sebagai kewajiban untuk terus mempertahankan usaha yang tidak lagi masuk akal.

Profil Penulis
Profil Penulis
Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Penulis

30Buku

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H. adalah akademisi, birokrat, praktisi hukum dan kesehatan masyarakat, serta penulis yang memiliki perhatian mendalam terhadap hukum, kebijakan kesehatan, administrasi publik, tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, komunikasi, kesehatan lingkungan, dan pengembangan diri strategis. Lahir di Padang pada 18 September 1971, penulis menempuh pendidikan multidisipliner. Setelah lulus dari Akademi Penilik Kesehatan Padang pada 1994, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka, Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dan Sarjana Hukum dari Universitas Bung Karno. Pendidikan pascasarjananya meliputi Master of Public Health dari Southern Cross University, Australia, dengan konsentrasi Public Health Leadership, serta Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Sains. Ia juga meraih Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret dengan predikat cum laude. Sejak 2025, penulis melanjutkan studi Doktor Administrasi Publik di Universitas Terbuka. Dalam pengabdiannya di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penulis pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya (2020–2023), kemudian dipercaya memimpin Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Kompetensinya diperkuat melalui pendidikan profesi advokat, auditor hukum, serta berbagai sertifikasi profesional di bidang manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai akademisi dan penulis, ia aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan penulisan buku. Karya-karyanya mencakup Saat Jabatan Menjadi Delik, Cara Berpikir Hukum, Perlindungan Hukum bagi Profesi Kesehatan di Indonesia, Strategi Kebijakan Kesehatan Pro Rakyat, Rumah Sakit Tangguh di Era BPJS, Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan Masyarakat, Buku Ajar Analisis Kualitas Lingkungan, Makan Bergizi Gratis: Solusi atau Beban Negara?, Seni Dibutuhkan, dan Menang dengan Tenang. Atas dedikasinya, penulis memperoleh Peringkat I Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2021 serta Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia. Bagi penulis, kualitas manusia dan organisasi tidak semata ditentukan oleh gelar, jabatan, atau kewenangan, melainkan oleh integritas, kontribusi, kepercayaan, dan manfaat yang dihadirkan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya menjembatani teori dan praktik, hukum dan keadilan, serta kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Baginya, buku merupakan sarana memperkuat literasi, membangun pemikiran kritis, menjaga martabat manusia, dan mendorong perubahan yang lebih bertanggung jawab serta berkeadilan.

“Kualitas seseorang maupun sebuah sistem dibangun melalui nilai, kepercayaan, kontribusi, integritas, dan reputasi yang dirawat secara konsisten.”
Hukum Kebijakan Kesehatan Administrasi Publik Manajemen Pelayanan Kepemimpinan