Buku Bisnis Nusantara

MADURA ENTREPRENEURSHIP

Etos Kerja, Jaringan Sosial, Keberanian Merantau, dan Strategi Membangun Usaha

oleh Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

0 terjual
Mulai dari Rp89,800 Harga menyesuaikan format yang dipilih
Pilihan Produk

Pilih Format

Pilih satu format untuk melihat harga dan stok.

Buku OriginalProduk resmi Master Book Store

Pilih FormatBenefit menyesuaikan pilihan produk

Bantuan AdminLayanan bantuan pelanggan

Pembelian untuk produk ini sedang dinonaktifkan.

Tentang Buku Ini

Keterkaitan antara pengalaman kewirausahaan masyarakat Madura dengan etos kerja yang kuat, tradisi merantau, pemanfaatan jaringan keluarga, serta keberanian dalam merintis usaha sering kali dipandang sebagai ciri khas yang menjelaskan keberhasilan ekonomi mereka. Namun, pandangan tersebut perlu ditelaah secara lebih kritis: apakah unsur-unsur tersebut memang dapat disebut sebagai “rahasia sukses”, atau justru perjalanan kewirausahaan Madura dibentuk oleh realitas sosial, ekonomi, dan budaya yang jauh lebih kompleks?

Melalui Madura Entrepreneurship, pembaca diajak memahami dinamika kewirausahaan Madura secara lebih utuh tanpa terjebak pada romantisasi maupun penyederhanaan stereotip. Dengan bertumpu pada sejarah migrasi, kajian sosial, kasus-kasus usaha, serta literatur kewirausahaan, buku ini menelaah keterkaitan antara nilai kerja, pengalaman hidup di perantauan, kekuatan relasi sosial dan keluarga, kecakapan membaca peluang pasar, kemampuan mengelola kas serta persediaan, pembentukan hubungan dengan pelanggan, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Keseluruhan unsur tersebut dipahami sebagai faktor yang dapat saling berinteraksi dan membentuk perjalanan suatu usaha, bukan sebagai penyebab tunggal keberhasilan.

Keberhasilan dalam usaha tidak dapat dijelaskan hanya dengan menganggap seluruh orang Madura memiliki karakter bisnis yang seragam. Kerja keras tidak selalu berakhir pada keberhasilan, sebagaimana jaringan keluarga tidak selalu menjadi keuntungan karena dalam kondisi tertentu juga dapat membentuk ketergantungan. Pengalaman merantau memang dapat memperluas kesempatan belajar dan membangun jaringan, tetapi proses tersebut juga membawa biaya serta risiko. Demikian pula, panjangnya jam kerja tidak selayaknya dijadikan ukuran moral seseorang, sementara modernisasi usaha tidak dapat disederhanakan menjadi penggunaan aplikasi sebanyak-banyaknya.

Pembahasan dalam setiap bagian diarahkan untuk membawa pembaca dari persoalan budaya menuju pilihan-pilihan bisnis yang lebih konkret. Perhatian kemudian diberikan pada bagaimana pasar diuji, kas dan persediaan dikendalikan, reputasi dibangun, peran keluarga dan tenaga kerja diatur, sistem pencatatan diperbaiki, teknologi dimanfaatkan secara proporsional, serta kesiapan usaha dalam menghadapi ekspansi maupun proses regenerasi dinilai secara lebih sistematis.

Berbagai instrumen praktis turut melengkapi buku ini, di antaranya Kanvas Madura Entrepreneurship, peta jaringan, papan kendali kas–stok–piutang, roadmap digitalisasi, stress test ketahanan usaha, serta Rencana 90 Hari. Seluruh perangkat tersebut tidak dirancang untuk mengajarkan pembaca “menjadi seperti orang Madura”, melainkan untuk membantu mereka menelaah praktik apa yang bekerja, mengapa bekerja, apa risikonya, dan bagaimana prinsip yang relevan dapat diterapkan pada usaha mereka sendiri.

Spesifikasi Buku

PenulisDr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.
QRCBN62-10226-3234-186
PenerbitMasterbook Store
Tahun terbit2026
Jumlah halaman302 halaman
BahasaIndonesia
Ukuran15,5 x 23 cm/B5 Standar Dikti/UNESCO
CoverCover Full Color
Format BukuEbook / PDF, E-Pub

Keunikan Buku

1. Memahami kewirausahaan Madura secara lebih bernuansa tanpa mengubah budaya, agama, atau etnis menjadi penjelasan tunggal keberhasilan.

2. Menerjemahkan pembelajaran sosial menjadi keputusan bisnis, mulai dari pengujian pasar, pengelolaan kas dan stok, pelayanan pelanggan, hingga ekspansi.

3. Membaca jaringan secara lebih kritis, termasuk manfaat kepercayaan dan solidaritas sekaligus risiko ketergantungan, eksklusivitas, dan konflik.

4. Membangun usaha yang tidak bergantung sepenuhnya pada pemilik, melalui pembagian peran, pencatatan, transfer pengetahuan, teknologi, dan tata kelola.

5. Menggunakan perangkat praktis yang siap diterapkan, dari Kanvas Madura Entrepreneurship hingga Business Resilience Stress Test dan Rencana 90 Hari.

Profil Penulis
Profil Penulis
Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Penulis

30Buku

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H. adalah akademisi, birokrat, praktisi hukum dan kesehatan masyarakat, serta penulis yang memiliki perhatian mendalam terhadap hukum, kebijakan kesehatan, administrasi publik, tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, komunikasi, kesehatan lingkungan, dan pengembangan diri strategis. Lahir di Padang pada 18 September 1971, penulis menempuh pendidikan multidisipliner. Setelah lulus dari Akademi Penilik Kesehatan Padang pada 1994, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka, Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dan Sarjana Hukum dari Universitas Bung Karno. Pendidikan pascasarjananya meliputi Master of Public Health dari Southern Cross University, Australia, dengan konsentrasi Public Health Leadership, serta Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Sains. Ia juga meraih Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret dengan predikat cum laude. Sejak 2025, penulis melanjutkan studi Doktor Administrasi Publik di Universitas Terbuka. Dalam pengabdiannya di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penulis pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya (2020–2023), kemudian dipercaya memimpin Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Kompetensinya diperkuat melalui pendidikan profesi advokat, auditor hukum, serta berbagai sertifikasi profesional di bidang manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai akademisi dan penulis, ia aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan penulisan buku. Karya-karyanya mencakup Saat Jabatan Menjadi Delik, Cara Berpikir Hukum, Perlindungan Hukum bagi Profesi Kesehatan di Indonesia, Strategi Kebijakan Kesehatan Pro Rakyat, Rumah Sakit Tangguh di Era BPJS, Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan Masyarakat, Buku Ajar Analisis Kualitas Lingkungan, Makan Bergizi Gratis: Solusi atau Beban Negara?, Seni Dibutuhkan, dan Menang dengan Tenang. Atas dedikasinya, penulis memperoleh Peringkat I Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2021 serta Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia. Bagi penulis, kualitas manusia dan organisasi tidak semata ditentukan oleh gelar, jabatan, atau kewenangan, melainkan oleh integritas, kontribusi, kepercayaan, dan manfaat yang dihadirkan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya menjembatani teori dan praktik, hukum dan keadilan, serta kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Baginya, buku merupakan sarana memperkuat literasi, membangun pemikiran kritis, menjaga martabat manusia, dan mendorong perubahan yang lebih bertanggung jawab serta berkeadilan.

“Kualitas seseorang maupun sebuah sistem dibangun melalui nilai, kepercayaan, kontribusi, integritas, dan reputasi yang dirawat secara konsisten.”
Hukum Kebijakan Kesehatan Administrasi Publik Manajemen Pelayanan Kepemimpinan