Buku Tenaga Medis

Berapa Harga Seorang Dokter?:

Menimbang Pendapatan, Kompetensi, Risiko, Tanggung Jawab, dan Masa Depan Profesi Medis di Indonesia

oleh Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

0 terjual
Mulai dari Rp109,600 Harga menyesuaikan format yang dipilih
Pilihan Produk

Pilih Format

Pilih satu format untuk melihat harga dan stok.

Buku OriginalProduk resmi Master Book Store

Pilih FormatBenefit menyesuaikan pilihan produk

Bantuan AdminLayanan bantuan pelanggan

Pembelian untuk produk ini sedang dinonaktifkan.

Tentang Buku Ini

Berapa harga seorang dokter? Pada pandangan pertama, pertanyaan tersebut seolah hanya berkaitan dengan besarnya gaji atau pendapatan. Namun, ketika ditelaah secara lebih serius, persoalannya ternyata mencakup dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar angka penghasilan.

Berapa Harga Seorang Dokter? mengajak pembaca memahami profesi medis di Indonesia melalui berbagai lapisan yang saling berkaitan, mulai dari biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk membentuk kompetensi, keragaman sumber penghasilan, pekerjaan klinis maupun administratif yang sering tidak tampak, ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan, risiko dan tanggung jawab terhadap pasien, mekanisme pembiayaan dalam JKN, ketimpangan distribusi tenaga kesehatan, kolaborasi dengan profesi lain, hingga perubahan praktik yang dipengaruhi oleh telemedisin dan kecerdasan buatan.

Buku ini tidak dibangun atas anggapan bahwa dokter selalu menerima imbalan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Dokter juga tidak ditempatkan sebagai figur yang selalu benar dan terbebas dari kritik. Sebaliknya, pembaca diajak untuk membedakan secara lebih cermat antara pendapatan dan tarif, antara hasil klinis yang buruk dan kelalaian, antara jumlah tenaga dan akses yang benar-benar tersedia, antara gelar dan kompetensi, serta antara otomatisasi suatu tugas dan perpindahan tanggung jawab.

Dengan bertumpu pada penelitian ilmiah, data, dan regulasi Indonesia, buku ini menunjukkan bahwa profesi medis tetap dapat dan perlu dianalisis dari perspektif ekonomi. Namun, seluruh nilai profesi tersebut tidak dapat direduksi secara memadai menjadi satu angka tunggal. Kepercayaan, integritas, komunikasi, keselamatan, koordinasi, serta pertanggungjawaban tetap menghasilkan konsekuensi nyata bagi pelayanan, meskipun unsur-unsur tersebut tidak selalu mempunyai tarif khusus.

Pada akhirnya, pertanyaan “berapa harga seorang dokter?” berkembang menjadi pertanyaan yang jauh lebih mendasar: bagaimana Indonesia dapat membangun sistem kesehatan yang mampu memberikan imbalan secara layak, mempertahankan akses pasien, mendukung pembentukan dan pemeliharaan kompetensi, sekaligus tetap menempatkan akuntabilitas sebagai bagian penting dari profesi medis?

Spesifikasi Buku

PenulisDr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.
QRCBN62-10226-3188-135
PenerbitMasterbook Store
Tahun terbit2026
Jumlah halaman362 halaman
BahasaIndonesia
Ukuran15,5 x 23 cm/B5 Standar Dikti/UNESCO
CoverCover Full Color
Format BukuEbook / PDF, E-Pub

Keunikan Buku

1. Membekali pembaca dengan kemampuan untuk membedakan secara tepat antara konsep pendapatan, gaji, tarif, jasa pelayanan, biaya, dan nilai, sehingga istilah-istilah tersebut tidak diperlakukan sebagai hal yang sama.

2. Menyediakan kerangka analitis agar pembaca dapat menilai berbagai klaim mengenai penghasilan dokter secara lebih kritis, tanpa langsung terpengaruh oleh angka-angka yang beredar luas atau menjadi viral.

3. Membantu pembaca memahami secara lebih sistematis perbedaan antara komplikasi, adverse event, error, kelalaian, etik, disiplin, perdata, dan pidana, sehingga masing-masing konsep dapat ditempatkan sesuai konteksnya.

4. Menguraikan bagaimana JKN, distribusi tenaga, ketersediaan fasilitas, dan struktur insentif turut membentuk kondisi kerja, pilihan, serta lingkungan profesional dokter.

5. Memberikan perangkat berpikir untuk mengevaluasi AI dan digital health berdasarkan kualitas bukti, aspek keselamatan, perlindungan privasi, potensi bias, keberadaan human oversight, serta kejelasan akuntabilitas.

Profil Penulis
Profil Penulis
Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Penulis

30Buku

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H. adalah akademisi, birokrat, praktisi hukum dan kesehatan masyarakat, serta penulis yang memiliki perhatian mendalam terhadap hukum, kebijakan kesehatan, administrasi publik, tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, komunikasi, kesehatan lingkungan, dan pengembangan diri strategis. Lahir di Padang pada 18 September 1971, penulis menempuh pendidikan multidisipliner. Setelah lulus dari Akademi Penilik Kesehatan Padang pada 1994, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka, Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dan Sarjana Hukum dari Universitas Bung Karno. Pendidikan pascasarjananya meliputi Master of Public Health dari Southern Cross University, Australia, dengan konsentrasi Public Health Leadership, serta Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Sains. Ia juga meraih Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret dengan predikat cum laude. Sejak 2025, penulis melanjutkan studi Doktor Administrasi Publik di Universitas Terbuka. Dalam pengabdiannya di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penulis pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya (2020–2023), kemudian dipercaya memimpin Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Kompetensinya diperkuat melalui pendidikan profesi advokat, auditor hukum, serta berbagai sertifikasi profesional di bidang manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai akademisi dan penulis, ia aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan penulisan buku. Karya-karyanya mencakup Saat Jabatan Menjadi Delik, Cara Berpikir Hukum, Perlindungan Hukum bagi Profesi Kesehatan di Indonesia, Strategi Kebijakan Kesehatan Pro Rakyat, Rumah Sakit Tangguh di Era BPJS, Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan Masyarakat, Buku Ajar Analisis Kualitas Lingkungan, Makan Bergizi Gratis: Solusi atau Beban Negara?, Seni Dibutuhkan, dan Menang dengan Tenang. Atas dedikasinya, penulis memperoleh Peringkat I Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2021 serta Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia. Bagi penulis, kualitas manusia dan organisasi tidak semata ditentukan oleh gelar, jabatan, atau kewenangan, melainkan oleh integritas, kontribusi, kepercayaan, dan manfaat yang dihadirkan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya menjembatani teori dan praktik, hukum dan keadilan, serta kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Baginya, buku merupakan sarana memperkuat literasi, membangun pemikiran kritis, menjaga martabat manusia, dan mendorong perubahan yang lebih bertanggung jawab serta berkeadilan.

“Kualitas seseorang maupun sebuah sistem dibangun melalui nilai, kepercayaan, kontribusi, integritas, dan reputasi yang dirawat secara konsisten.”
Hukum Kebijakan Kesehatan Administrasi Publik Manajemen Pelayanan Kepemimpinan