Buku Hukum dan Birokrasi

JANGAN SAMPAI JABATAN MEMBAWAMU KE PENJARA

Memahami Batas Kewenangan, Perintah Atasan, Diskresi, dan Pertanggungjawaban Pejabat

oleh Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

0 terjual
Mulai dari Rp98,800 Harga menyesuaikan format yang dipilih
Pilihan Produk

Pilih Format

Pilih satu format untuk melihat harga dan stok.

Buku OriginalProduk resmi Master Book Store

Pilih FormatBenefit menyesuaikan pilihan produk

Bantuan AdminLayanan bantuan pelanggan

Pembelian untuk produk ini sedang dinonaktifkan.

Tentang Buku Ini

Sebuah tanda tangan mungkin tampak sebagai tindakan yang sangat sederhana. Tapi di balik satu tanda tersebut bisa tersimpan berbagai persoalan mengenai Wewenang, instruksi dari atasan, prosedur, Diskresi, Konflik Kepentingan, pengelolaan uang negara, hingga konsekuensi pertanggungjawaban.

Jangan Sampai Jabatan Membawamu ke Penjara menguraikan persoalan-persoalan itu tanpa membangun ketakutan di kalangan pejabat dan tanpa menawarkan cara untuk menghindari berlakunya hukum. Buku ini justru mendorong pembaca membentuk kebiasaan berpikir sebelum bertindak melalui empat pertanyaan mendasar: BOLEHKAH? HARUSKAH? BAGAIMANA? SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?

Uraian dimulai dari pembahasan mengenai sumber serta batas Wewenang, lalu berkembang menuju persoalan perintah atasan, arti substantif sebuah tanda tangan, penggunaan Diskresi, pengelolaan Konflik Kepentingan, pengadaan dan uang negara, hingga pembedaan antara kekeliruan administratif, Maladministrasi, penyalahgunaan Wewenang, dan tindak pidana. Buku ini juga menunjukkan mengapa pernyataan seperti “saya hanya menjalankan perintah”, “saya tidak menerima uang”, ataupun “ini keputusan bersama” tidak bisa diperlakukan sebagai jawaban otomatis ketika pertanggungjawaban harus dinilai.

Setiap bagian diarahkan pada persoalan pengambilan keputusan yang konkret. Melalui berbagai ilustrasi, putusan, dan perangkat analisis, pembaca dibantu untuk mengidentifikasi siapa melakukan tindakan tertentu, fakta apa yang tersedia ketika keputusan dibuat, risiko apa yang harus dikelola, serta bagaimana alasan di balik keputusan bisa direkam secara jujur dan bisa ditelusuri.

Pada bagian akhir, seluruh kerangka pembahasan kemudian dirangkai ke dalam sejumlah perangkat praktis, antara lain Cek 60 Detik Sebelum Tanda Tangan, Kanvas Batas Kewenangan, Checklist Konflik Kepentingan, Matriks Risiko Bertindak vs Tidak Bertindak, serta KANVAS AMANAH JABATAN.

Keseluruhan buku berpijak pada satu gagasan utama: jabatan seharusnya tidak membuat seseorang takut untuk mengambil keputusan. Jabatan justru menuntut hadirnya keputusan yang memiliki dasar, bisa diterangkan secara rasional, terbuka untuk diperbaiki ketika diperlukan, serta mampu dipertanggungjawabkan.

Spesifikasi Buku

PenulisDr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.
QRCBN62-10226-6376-543
PenerbitMasterbook Store
Tahun terbit2026
Jumlah halaman296 halaman
BahasaIndonesia
Ukuran15,5 x 23 cm/B5 Standar Dikti/UNESCO
CoverCover Full Color
Format BukuEbook / PDF, E-Pub

Keunikan Buku

1. Membantu membaca batas Wewenang sebelum bertindak. Pembaca belajar membedakan jabatan, tugas, Atribusi, Delegasi, Mandat, serta batas tindakan.

2. Memberi kerangka praktis untuk menghadapi perintah, tanda tangan, Diskresi, dan Konflik Kepentingan. Persoalan tidak berhenti pada “boleh atau tidak”, tetapi dilihat melalui fakta, prosedur, pilihan, dan risiko.

3. Membantu membedakan kesalahan administrasi dari bentuk pertanggungjawaban lain. Buku menghindari lompatan dari prosedur yang salah atau kerugian langsung menuju kesimpulan pidana.

4. Membuat keputusan kolektif dan penggunaan uang negara lebih mudah dipetakan. Pembaca bisa melihat siapa membawa data, memeriksa, merekomendasikan, memutuskan, melaksanakan, dan mengawasi.

5. Memberikan perangkat siap pakai sebelum dan setelah keputusan. Termasuk Cek 60 Detik, berbagai checklist, matriks risiko, audit pascakeputusan, dan KANVAS AMANAH JABATAN.

Profil Penulis
Profil Penulis
Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Penulis

30Buku

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H. adalah akademisi, birokrat, praktisi hukum dan kesehatan masyarakat, serta penulis yang memiliki perhatian mendalam terhadap hukum, kebijakan kesehatan, administrasi publik, tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, komunikasi, kesehatan lingkungan, dan pengembangan diri strategis. Lahir di Padang pada 18 September 1971, penulis menempuh pendidikan multidisipliner. Setelah lulus dari Akademi Penilik Kesehatan Padang pada 1994, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka, Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dan Sarjana Hukum dari Universitas Bung Karno. Pendidikan pascasarjananya meliputi Master of Public Health dari Southern Cross University, Australia, dengan konsentrasi Public Health Leadership, serta Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Sains. Ia juga meraih Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret dengan predikat cum laude. Sejak 2025, penulis melanjutkan studi Doktor Administrasi Publik di Universitas Terbuka. Dalam pengabdiannya di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penulis pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya (2020–2023), kemudian dipercaya memimpin Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Kompetensinya diperkuat melalui pendidikan profesi advokat, auditor hukum, serta berbagai sertifikasi profesional di bidang manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai akademisi dan penulis, ia aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan penulisan buku. Karya-karyanya mencakup Saat Jabatan Menjadi Delik, Cara Berpikir Hukum, Perlindungan Hukum bagi Profesi Kesehatan di Indonesia, Strategi Kebijakan Kesehatan Pro Rakyat, Rumah Sakit Tangguh di Era BPJS, Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan Masyarakat, Buku Ajar Analisis Kualitas Lingkungan, Makan Bergizi Gratis: Solusi atau Beban Negara?, Seni Dibutuhkan, dan Menang dengan Tenang. Atas dedikasinya, penulis memperoleh Peringkat I Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2021 serta Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia. Bagi penulis, kualitas manusia dan organisasi tidak semata ditentukan oleh gelar, jabatan, atau kewenangan, melainkan oleh integritas, kontribusi, kepercayaan, dan manfaat yang dihadirkan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya menjembatani teori dan praktik, hukum dan keadilan, serta kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Baginya, buku merupakan sarana memperkuat literasi, membangun pemikiran kritis, menjaga martabat manusia, dan mendorong perubahan yang lebih bertanggung jawab serta berkeadilan.

“Kualitas seseorang maupun sebuah sistem dibangun melalui nilai, kepercayaan, kontribusi, integritas, dan reputasi yang dirawat secara konsisten.”
Hukum Kebijakan Kesehatan Administrasi Publik Manajemen Pelayanan Kepemimpinan