Buku Psikologi Kekuasaan

Seni Dibutuhkan

Strategi Membangun Kekuasaan Tanpa Meminta, Mengejar, atau Memaksa

oleh Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

0 terjual
Mulai dari Rp99,000 Harga menyesuaikan format yang dipilih
Pilihan Produk

Pilih Format

Pilih satu format untuk melihat harga dan stok.

Buku OriginalProduk resmi Master Book Store

Pilih FormatBenefit menyesuaikan pilihan produk

Bantuan AdminLayanan bantuan pelanggan

Pembelian untuk produk ini sedang dinonaktifkan.

Tentang Buku Ini

Seni Dibutuhkan: Strategi Membangun Kekuasaan Tanpa Meminta, Mengejar, atau Memaksa menghadirkan cara pandang baru tentang kekuasaan, pengaruh, dan penghargaan dalam kehidupan modern. Buku ini mengajak pembaca meninggalkan kebiasaan mengejar validasi, perhatian, dan pengakuan dari orang lain, lalu berfokus pada membangun nilai diri yang membuat keberadaan kita dicari secara alami.
Melalui delapan bab yang tersusun sistematis, pembaca diajak memahami bahwa kekuasaan sejati bukanlah kemampuan untuk memaksa atau mengendalikan orang lain, melainkan kemampuan menciptakan nilai, membangun kepercayaan, memperkuat reputasi, serta menempatkan diri pada posisi yang relevan. Buku ini mengupas bagaimana seseorang dapat menjadi pribadi yang dihormati, dipercaya, dan dibutuhkan tanpa harus bersikap agresif, manipulatif, atau haus perhatian.
Dengan menggabungkan konsep positioning, relevansi sosial, leverage, jaringan, reputasi, dan etika pengaruh, penulis menyajikan strategi praktis yang dapat diterapkan oleh profesional, pemimpin, entrepreneur, mahasiswa, maupun siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas diri dan posisi sosialnya. Yang menarik, buku ini tidak hanya menawarkan teori, tetapi juga latihan reflektif dan langkah-langkah praktis yang membantu pembaca mengubah wawasan menjadi tindakan nyata.
Pada akhirnya, Seni Dibutuhkan bukan sekadar buku tentang pengaruh, melainkan panduan membangun kehidupan yang lebih bernilai. Buku ini menunjukkan bahwa penghormatan terbaik tidak diperoleh dengan memaksa orang lain mengakui kita, tetapi dengan menjadi sosok yang kehadirannya benar-benar memberikan manfaat, solusi, dan makna bagi lingkungan sekitar.
Buku ini cocok bagi siapa saja yang ingin berhenti mengejar pengakuan dan mulai membangun kualitas diri hingga kehadirannya menjadi aset yang dicari, dihargai, dan dipercaya oleh banyak orang.

Spesifikasi Buku

PenulisDr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.
QRCBN62-10226-5911-085
PenerbitMasterbook Store
Tahun terbit2026
Jumlah halaman398 halaman
BahasaIndonesia
Ukuran15,5 x 23 cm/B5 Standar Dikti/UNESCO
CoverCover Full Color
Format BukuEbook / PDF, E-Pub

Keunikan Buku

1. Membongkar Rahasia Menjadi Sosok yang Dicari
Buku ini mengajarkan cara menjadi pribadi yang dibutuhkan dan dihormati tanpa harus menjilat, memaksa, atau mencari perhatian.

2. Pendekatan Kekuasaan yang Elegan dan Etis
Berbeda dari buku-buku pengaruh yang identik dengan manipulasi, buku ini menekankan pengaruh yang dibangun melalui nilai, kepercayaan, dan integritas.

3. Strategi Praktis yang Langsung Bisa Diterapkan
Setiap bab dilengkapi refleksi, latihan, checklist, dan aksi nyata yang membantu pembaca mengubah teori menjadi hasil konkret.

4. Relevan untuk Karier, Bisnis, dan Kehidupan Sosial
Konsep-konsep di dalamnya dapat digunakan untuk meningkatkan posisi profesional, memperluas jaringan, memperkuat reputasi, hingga membangun relasi yang lebih berkualitas.

5. Mengubah Cara Pandang tentang Kesuksesan dan Pengakuan
Buku ini memberikan pemahaman mendalam bahwa kesuksesan jangka panjang tidak lahir dari pencitraan atau popularitas sesaat, melainkan dari kemampuan menghadirkan nilai yang nyata dan sulit tergantikan.

Profil Penulis
Profil Penulis
Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H.

Penulis

30Buku

Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP., SKM., S.H., MPH., M.Si., M.AP., M.H. adalah akademisi, birokrat, praktisi hukum dan kesehatan masyarakat, serta penulis yang memiliki perhatian mendalam terhadap hukum, kebijakan kesehatan, administrasi publik, tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, komunikasi, kesehatan lingkungan, dan pengembangan diri strategis. Lahir di Padang pada 18 September 1971, penulis menempuh pendidikan multidisipliner. Setelah lulus dari Akademi Penilik Kesehatan Padang pada 1994, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Terbuka, Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dan Sarjana Hukum dari Universitas Bung Karno. Pendidikan pascasarjananya meliputi Master of Public Health dari Southern Cross University, Australia, dengan konsentrasi Public Health Leadership, serta Magister Ilmu Administrasi, Magister Ilmu Hukum, dan Magister Sains. Ia juga meraih Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Sebelas Maret dengan predikat cum laude. Sejak 2025, penulis melanjutkan studi Doktor Administrasi Publik di Universitas Terbuka. Dalam pengabdiannya di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penulis pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya (2020–2023), kemudian dipercaya memimpin Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya. Kompetensinya diperkuat melalui pendidikan profesi advokat, auditor hukum, serta berbagai sertifikasi profesional di bidang manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan sumber daya manusia. Sebagai akademisi dan penulis, ia aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan penulisan buku. Karya-karyanya mencakup Saat Jabatan Menjadi Delik, Cara Berpikir Hukum, Perlindungan Hukum bagi Profesi Kesehatan di Indonesia, Strategi Kebijakan Kesehatan Pro Rakyat, Rumah Sakit Tangguh di Era BPJS, Kepemimpinan dan Berpikir Sistem Kesehatan Masyarakat, Buku Ajar Analisis Kualitas Lingkungan, Makan Bergizi Gratis: Solusi atau Beban Negara?, Seni Dibutuhkan, dan Menang dengan Tenang. Atas dedikasinya, penulis memperoleh Peringkat I Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Tahun 2021 serta Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX dan XXX dari Presiden Republik Indonesia. Bagi penulis, kualitas manusia dan organisasi tidak semata ditentukan oleh gelar, jabatan, atau kewenangan, melainkan oleh integritas, kontribusi, kepercayaan, dan manfaat yang dihadirkan. Melalui karya-karyanya, ia berupaya menjembatani teori dan praktik, hukum dan keadilan, serta kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Baginya, buku merupakan sarana memperkuat literasi, membangun pemikiran kritis, menjaga martabat manusia, dan mendorong perubahan yang lebih bertanggung jawab serta berkeadilan.

“Kualitas seseorang maupun sebuah sistem dibangun melalui nilai, kepercayaan, kontribusi, integritas, dan reputasi yang dirawat secara konsisten.”
Hukum Kebijakan Kesehatan Administrasi Publik Manajemen Pelayanan Kepemimpinan